Teknologi Pemecah Gelombang Ambang Rendah (Pegar)

Abrasi pantai di Indonesia merupakan salah satu permasalahan utama dalam upaya perlindungan pesisir pantai. Fenomena ini dapat berdampak pada tergerusnya garis pantai yang dapat mengganggu permukiman serta infrastruktur serta fasilitas umum lainnya Penanganan erosi pantai telah banyak dilakukan dengan menggunakan struktur keras (hard structure), seperti: revetmen, pemecah gelombang, tembok laut, groin atau kombinasi dari jenis pelindung pantai tersebut. Penerapan struktur keras terkadang hanya mengamankan satu ruas pantai saja, hal ini berdampak pada timbulnya erosi di ruas pantai lainnya. Walaupun struktur keras terbukti berhasil mengatasi erosi pantai berpasir atau berkarang, namun kenyataannya kurang efektif dalam mengatasi erosi khususnya pada pantai berlumpur

Balitbang Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah menghasilkan alternatif teknologi struktur keras berbasis masyarakat guna mencegah dampak abrasi. Teknologi ini dikenal sebagai Pemecah Gelombang Ambang Rendah Rangka Bambu atau PEGAR RANGKA BAMBU