INFO SOSIALISASI

Saluran Irigasi Modular

Deskripsi

Kualitas saluran juga memegang peranan penting dalam penghematan air irigasi yang peningkatannya dapat dilakukan dengan membangun lapisan kedap (lining) pada permukaan saluran. Lining saluran berfungsi untuk mengurangi kehilangan air, mencegah gerusan dan erosi, mencegah berkembangnya tumbuhan air, mengurangi biaya pemeliharaan, memberi-kelonggaran untuk lengkung yang lebih besar, dan mengurangi pembebasan tanah.

Penurunan kondisi dan fungsi lining saluran umumnya mengakibatkan kebocoran dan kelongsoran tanggul saluran. Hal ini dapat disebabkan umur bangunan, bencana atau kualitas bahan yang kurang baik saat konstruksi. Tindakan rehabilitasi pun umumnya terkendala karena keseragaman kualitas bahan yang sulit dikontrol dan kebutuhan waktu pengerjaan yang relatif lama. Selain itu biaya Operasi dan Pemeliharaan saluran irigasi konvensional cenderung mahal. Sementara Kementerian PUPR memiliki target renstra untuk pengembangan Daerah Irigasi 1 juta Ha dan rehabilitasi 3 juta Ha.

Mengingat hal-hal tersebut di atas, diperlukan teknologi konstruksi saluran irigasi yang mampu mengurangi biaya OP, menjaga stabilitas saluran (side slide protection), proses pelaksanaan pekerjaan pemasangan yang cepat, dengan mutu dan kualitas pekerjaan yang terjaga.

Untuk mengatasi masalah tersebut, salah satu inovasi yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan beton pracetak. Beton pracetak memiliki keunggulan untuk mempercepat dan mempermudah proses pelaksanaan, menjaga kualitas pekerjaan, memperbaiki estetika, dan lebih tipis.

Balai Litbang Irigasi pada tahun 2016 telah melakukan penelitian untuk mengembangkan teknologi alternatif dalam pembangunan ataupun rehabilitasi jaringan irigasi, yaitu jaringan irigasi modular.

Saluran irigasi modular adalah teknologi saluran irigasi menggunakan beton precast dengan bentuk desain dan komponen-komponen (modul-modul) penyusun yang standar, sehingga dapat diterapkan pada berbagai dimensi desain saluran dan mudah difabrikasi. Jenis modul meliputi modul sudut, lantai/dinding, sabuk atas, dan pondasi. Penampang saluran yang memiliki dimensi berbeda dapat dibangun dengan menambah atau mengurangi jumlah modul lantai/dinding.